Dalam bahasa Indonesia disebut Periodontitis apikal akut asal pulpa. Periodontitis adalah penyakit radang umum pada jaringan periapikal. Jaringan periapikal merupakan jaringan pendukung gigi yg terdapat disekililing gigi. Periodontal adalah jaringan ikat kompleks yang masuk sebagai bagian dari kompleks jaringan periodontal. Jaringan periodontal mengisi ruang di antara gigi, yang disebut celah periodontal (antara lempeng, dinding alveolus dan akar akar gigi). Proses inflamasi di daerah ini disebut periodontitis.
Pulpa merupakan jaringan lunak yang terletak di tengah-tengah gigi, Dalam pulpa ini terdapat banyak komponen, mulai dari serabut syaraf, pembuluh darah, dan jaringan lainnya yang menyokong gigi agar tetap sehat. Pulpa bisa terinfeksi oleh bakteri, misalnya akibat adanya gigi yang berlubang, cidera mekanik terus menerus, atau juga karena penyebaran infeksi dari gusi dan organ lainnya. Infeksi pada pulpa (pulpitis) ini, pada akhirnya bisa memicu peradangan, yang seringnya akan membuat gigi terasa nyeri, gusinya membengkak, bahkan bisa juga muncul demam, kaku rahang, dan beragam keluhan lainnya. Lebih lanjut, infeksi pada pulpa ini, jika tidak ditangani dengan baik, bisa merusak dan mematikan (memicu nekrosis) jaringan sekitarnya. Infeksi akan sangat mudah menyebar ke area lain di sekitarnya, seperti gusi, rahang, dan sebagainya. Hal inilah yang disebut dengan apical periodontitis. Kondisi ini bisa terjadi dalam waktu cepat dan menyebabkan keluhan yang hebat (disebut akut), namun bisa juga menyebabkan gejala ringan yang tidak kunjung hilang dan terus memburuk untuk waktu yang lama (disebut kronis)
Gejala
Masa sakit yang singkat, sensitivitas gigi pada waktu menggigit, rasa sakit pada waktu kena makanan panas atau air
Tahap kedua berkembang lebih cepat dan tajam, rasa sakit menjadi tak tertahankan, berdenyut, sakit pada waktu ditekan. Gigi agak goyang, periodontium membengkak dan meradang. Kadang suhu tubuh naik, sakit kepala mulai terasa. Gigi ybs terasa memanjang/modot, dan gejala nyeri bisa menyebar ke arah syaraf trigeminal (depan telinga)
Pengobatan
Pengobatan periodontis akut dapat dilakukan dengan bantuan antibiotik dan antiseptik, kemudian untuk meredakan nyerinya diberikan analgetik. Memperbaiki kerusakan gigi yang ada, seperti perawatan pulpitis/ganggren pulpa, dll.
Pencegahan
Karena penyebab utama radang periodontal adalah karies dan pulpa, pencegahan periodontitis adalah untuk mencegah penyebab yg lebih besar. Deteksi dan penanganan karies yang tepat waktu, perawatan gigi sakit membantu menetralkan perkembangan pulpitis, dan karena itu mengurangi risiko peradangan kronis atau akut pada jaringan periodontal. Tindakan utama yang diperlukan untuk pencegahan sudah tidak asing lagi bagi setiap orang dewasa ini hanya kunjungan rutin ke dokter gigi.
Secara umum, pencegahan periodontitis dapat dijelaskan dalam bentuk tiga tip yaitu kebersihan, pemeriksaan rutin dan nutrisi. Kepatuhan terhadap kebersihan mulut, penyikatan gigi secara teratur, termasuk benang gigi, pembersihan plak mikroba dengan hati-hati membantu mengurangi risiko karies setidaknya 75%.
Kunjungan tepat waktu ke klinik/ dokter gigi harus menjadi kewajiban, dan bukan kesempatan untuk menghilangkan rasa sakit akut dengan mengembangkan peradangan. Jumlah kunjungan minimum adalah 2 kali setahun, namun lebih tepat melakukan hal ini setiap tiga bulan sekali.
Diet yang kompeten dan sikap sehat terhadap makanan manis membantu memelihara kesehatan gigi. Selain itu, sangat berguna untuk memasukkan menu makanan kaya protein, vitamin, mineral. Sayuran dan buah segar berkontribusi tidak hanya pada pencernaan normal, tapi juga untuk menjaga mikroflora alami mulut.
Menyingkirkan kebiasaan buruk, seperti "makan" pensil, benang ngemil dan eksperimen untuk memecahkan nutshells juga akan membantu mengurangi risiko trauma penyakit periodontal.
Pencegahan periodontitis harus dimulai dengan masa kanak-kanak, orang tua harus membiasakan hal ini, mengajari anak-anak untuk membersihkan giginya dengan benar. Jika kita merawat mulut secara baik dan terus menerus, maka karies, pulpitis, periodontitis kronis atau akut tidak akan menyebabkan rasa sakit, ketidaknyamanan dan bahkan lebih banyak alasan untuk mengunjungi dokter gigi untuk mencabut. Jika gigi sehat, maka kualitas hidup akan menjadi lebih baik.
Ditinjau oleh drg SUTANTI
UPTD Puskesmas PONCOL