Antalgin memiliki nama lain Metamizole atau Metamphirone atau dipiron. Antalgin merupakan
obat golongan NSAID (Non Steroid Anti Inflammatory Drug) yang berfungsi sebagai analgesic
(anti-nyeri), antipiretik (menurunkan demam), dan antiinflamasi (mengobati peradangan).
Antalgin memiliki mekanisme kerja mengurangi pengeluaran prostaglandin, melalui
penghambatan enzim siklooksigenase (COX) 1 dan 2. Prostaglandin ini berperan dalam proses
peradangan yang dapat menimbulkan demam dan rasa sakit.
Selain itu antalgin juga menstimulasi pengeluaran dari hormon beta-endorfin melalui kelenjar
hipotalamus. Hormon ini mampu mengurangi faktor penyebab demam endogen dan
mempengaruhi pusat pengaturan suhu di hipotalamus sehingga nyeri dan peradangan dapat
berkurang.
Tata Cara Menggunakan Obat
Antalgin dapat dikonsumsi dengan cara diminum maupun di suntikkan ke tubuh.
Penggunaan secara suntik digunakan untuk kasus demam (bisa digunakan sebagai obat
alternatif jika dalam keadaan tertentu misal alergi obat) dan nyeri yang hebat (sakit kepala,
sakit gigi. nyeri setelah operasi, nyeri otot, serta nyeri akibat kanker).
Secara umum antalgin dapat digunakan untuk dewasa dan anak usia lebih dari ≥ 3 bulan atau
tergantung dari berat badan.
Penggunaan pada orang dewasa, dosis yang dianjurkan yaitu 500 mg – 1000 mg, dengan
frekuensi minum 3 – 4 kali sehari atau dosis maksimal 4 g sehari dan durasi konsumsi 3 – 5 hari.
Pada anak usia lebih dari ≥ 3 bulan, dosis yang dianjurkan 8 – 16 mg/kg berat badan, dengan
frekuensi minum 3 – 4 kali sehari.
Obat Antalgin lebih efektif di konsumsi saat atau sesudah makan.
Antalgin tersedia dalam bentuk tablet, larutan, kapsul, serbuk/ granul. Beberapa bentuk
sediaan di pasaran yaitu Antalgin tablet 500 mg, Antalgin kaplet 500 mg, serta Antalgin suntik
250 mg/ml dengan berbagai nama merk dagang.
Antalgin tidak boleh di konsumsi oleh anak usia < 3 bulan atau berat badan < 5 kg, ibu hamil,
ibu menyusui, pasien dengan gangguang ginjal berat dan pasien dengan gangguan liver berat.
Penyimpanan tablet atau kaplet Antalgin dapat dilakukan dalam wadah tertutup di tempat kering
dan sejuk yang terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-
anak. Sebaiknya penggunaan obat antalgin sesuai dengan resep dokter dan jangan lupa
membaca petunjuk pada kemasan obat. Tidak diperbolehkan mengurangi atau menambah dosis
yang dikonsumsi tanpa petunjuk dari dokter.
Efek samping Obat
Ada beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah mengonsumsi Antalgin, yaitu:
- Mual, Muntah
- Nyeri perut
- Nyeri dada
- Gangguan irama jantung
- Urin bewarna merah
- Sesak napas (perhatian khusus pada pasien dengan riwayat Asthma)
- Kemerahan pada kulit
- Syok anafilaksis
Segera periksakan diri ke dokter jika efek samping tidak kunjung mereda atau semakin berat.
Daftar Pustaka
https://www.mims.com/indonesia/drug/info/metamizole?mtype=generic
https://pionas.pom.go.id/monografi/dipiron
Dibuat oleh : apt. Sharfina Sukma Permatasari H, S.farm
Ditinjau oleh : dr. Ikha Hygi Savitri
Tanggal : 18 Agustus 2022