Deskripsi umum
Varicella zoster atau yang dikenal dengan cacar air (chickenpox) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster virus (VSV). Cacar air merupakan penyakit airbone disease yang mendunia. Penularan varicella zoster melalui udara yang menyebar melalui batuk dan bersin dan juga melalui kontak langsung dengan lesi kulit. Cacar air rentan terjadi pada anak-anak, tetapi dapat juga menyerang orang dewasa. Cacar air dapat menyebabkan komplikasi serius pada bayi, ibu hamil, serta seseorang dengan daya tahan tubuh lemah. Cacar air menyebabkan ruam kulit yang membentuk blister.
Terdapat 3 fase pada cacar air yaitu
Fase 1 : Bintik-bintik kecil berwarna merah mulai muncul
Fase 2 : Bintik-bintik tersebut berubah menjadi lepuhan/lenting berisi cairan. Lepuhan sangat gatal dan bisa pecah
Fase 3 : lepuhan (blister) pecah dan berubah menjadi keropeng.
Masa yang diperlukan sejak awal virus masuk ke dalam tubuh sampai bisa memunculkan gejala disebut dengan masa inkubasi. Pada penyakit cacar air, masa inkubasi ini bisa bervariasi antara 10 hingga 21 hari (seringnya antara 14-16 hari). Menurut CDC, masa penularan cacar air melalui lenting bisa terus berlangsung hingga lenting mengering dan mengelupas. Penularan pun masih bisa terjadi meskipun tidak adanya kemunculan ruam cacar air baru dalam waktu 24 jam.
Gejala
Cacar air mulai menyebar satu sampai dua hari sebelum ruam muncul. Gejala yang muncul berupa ruam kemerahan berisi cairan yang terasa sangat gatal di seluruh tubuh. ruam dapat muncul pada wajah, dada atau punggung yang dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh. Cacar air juga ditandai dengan keluhan seperti :
Demam
Sakit kepala,
Kelelahan,
Hilangnya nafsu makan.
Faktor risiko cacar air
Jika seseorang belum pernah terkena atau belum mendapatkan vaksin cacar air, risiko terinfeksi virus varicella-zoster penyebab cacar air menjadi lebih tinggi.
Pengobatan
Pengobatan cacar air bertujuan untuk meredakan gejala klinis yang timbul seperti pemberian obat penurun panas atau obat-obatan antihistamin untuk meredakan rasa gatal. Selain itu, dapat juga diberikan antivirus seperti asiklovir. Pengobatan varisela zoster menggunakan asiklovir dengan dosis 800 mg 5 kali sehari selama 7 hari untuk dewasa. Sedangkan untuk anak, varisela: 20 mg/kg bb (maks. 800 mg) 4 kali sehari selama 5 hari. Di bawah 2 tahun, 200 mg 4 kali sehari. 2-5 tahun 400 mg 4 kali sehari. Di atas 6 tahun, 800 mg 4 kali sehari.
Perawatan di rumah yang dapat dilakukan:
Hindari kontak langsung atau berdekatan dengan orang yang terinfeksi
Banyak mengkonsumsi cairan
Menggunakan pakaian yang longgar dan berbahan lembut
Menggunakan krim atau lotion calamine pada daerah yang gatal
Mandi menggunakan air dingin untuk mengurangi gatal
Hindari menggaruk ruam atau lentingan-lentingan yang ada.
Mencuci secara terpisah pakaian orang yang terinfeksi
Tidak berbagi barang pribadi dan tidak tidur sekamar dengan orang yang terinfeksi
Pencegahan
Pencegahan cacar air dapat dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, selalu menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang yang terinfeksi, menjaga kebersihan seperti cuci tangan menggunakan sabun terutama setelah kontak dengan orang yang terinfeksi. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan mendapatkan vaksinasi cacar air atau vaksin varicella. Di Indonesia sendiri, vaksin cacar air tidak termasuk dalam daftar imunisasi rutin lengkap, tetapi tetap dianjurkan untuk diberikan.